Southampton Sudah Kalah Sejak Gol Kedua City





Manajer Southampton Mauricio Pochettino menyesali keputusan hakim garis yang mengesahkan gol kedua Manchester City, yang dinilainya sebagai titik awal kekalahan timnya di laga itu.

Melawat ke Etihad Stadium di pekan ke-33 Liga Inggris, Sabtu (5/4) malam WIB, Soton memang memulai laga dengan tak mulus usai kebobolan gol penalti Yaya Toure di menit ketiga.

Tapi setelah itu Soton justru mampu merepotkan City lewat beberapa kali serangan balik dan kombinasi Adam Lallana dan Rickie Lambert di lini depan.

Hasilnya di menit 37 Lambert menyamakan skor juga melalui titik putih. Lalu sampailah di masa injury time babak pertama
ketika umpan backheel Edin Dzeko dapat diterima dengan baik oleh David Silva, yang kemudian dengan mudah menyodorkan kepada Samir Nasri untuk mengubah skor menjadi 2-1 keunggulan City.

City kemudian langsung menambah satu gol lagi lewat Dzeko untuk bikin skor jadi 3-1 dan Stevan Jovetic di menit 82 memastikan kemenangan 4-1 The Citizens.

Gol kedua City kemudian diprotes keras oleh Pochettino yang menganggap Silva sudah dalam posisi offside saat menerima bola dan tayangan ulang memang mengatakan demikian.

Tapi hakim garis saat itu sama sekali tak mengangkat bendera dan wasit Chris Foy mau tak mau harus mengesahkan gol itu.

"Keputusan dari hakim garis untuk gol kedua sudah menghentikan perlawan kami, hakim garis sudah menghentikan perlawanan kami.
Jelas gol kedua sudah mengubah jalannya laga,"

ujar Pochettino di BBC.
"Kami tampil sangat superior saat itu, kami bisa menganalisa soal itu tapi setelah gol itu kami sama sekali tidak bisa apa apa. Laga sudah selesai untuk kami,"
sambungnya.

"Hari ini kami bermain dengan banyak pemain muda dan kami ingin terus berkembang sebagai tim. Kupikir itu satu-satunya hal positif di laga ini bahwa kami sangat superior setelah kebobolan gol pertama."